Beritaviralnews.id | Sampang — SMA Negeri 1 Sampang resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang dilaksanakan secara daring mulai Mei hingga Juni 2026. Program ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan proses seleksi yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital untuk menjaring calon peserta didik terbaik dari lulusan SMP/MTs sederajat.
Kepala SMAN 1 Sampang, Akhmat Suhaili, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa pelaksanaan SPMB secara online bertujuan memberikan kemudahan akses bagi calon siswa dan orang tua, sekaligus memastikan proses seleksi berjalan objektif dan sesuai ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Menurutnya, digitalisasi sistem penerimaan peserta didik mampu meminimalkan hambatan administratif serta meningkatkan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.
“Program SPMB ini merupakan pintu gerbang bagi calon peserta didik untuk bergabung dengan sekolah yang memiliki tradisi prestasi di tingkat regional maupun nasional. Karena itu, kami menjunjung tinggi prinsip kejujuran dan transparansi dalam setiap tahapan seleksi,” ujar Akhmat Suhaili.
Ia menjelaskan bahwa seluruh calon peserta didik harus memperhatikan tahapan pendaftaran yang telah ditetapkan, mulai dari pra-pendaftaran pada 11 Mei 2026, pengisian dan verifikasi data, pengambilan PIN, hingga proses pemilihan jalur seleksi dan daftar ulang yang berakhir pada 27 Juni 2026.
Untuk mengakomodasi berbagai latar belakang serta potensi siswa, SPMB 2026/2027 dibagi menjadi tiga jalur utama, yakni Jalur Domisili, Jalur Afirmasi dan Prestasi Lomba, serta Jalur Nilai Akademik.
“Kami memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon siswa melalui jalur-jalur seleksi yang telah disesuaikan dengan potensi dan kondisi masing-masing peserta,” jelasnya.
SMAN 1 Sampang juga menetapkan pembagian kuota yang proporsional, yaitu 35 persen untuk Jalur Domisili, 40 persen untuk Jalur Afirmasi dan Prestasi Lomba, serta 25 persen untuk Jalur Nilai Akademik.
Khusus Jalur Akademik, proses seleksi dilakukan melalui penggabungan rerata nilai rapor dengan nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) atau Dokumen Hasil Tes Kompetensi Akademik (DKHTKA) guna memperoleh peserta didik yang memiliki kemampuan akademik unggul.
Selain itu, sekolah juga memberikan apresiasi khusus melalui program Golden Ticket bagi siswa berprestasi, seperti Ketua OSIS, penghafal Al-Qur’an, dan anggota Pramuka yang memiliki capaian luar biasa.
“Golden Ticket merupakan bentuk penghargaan bagi siswa yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi di bidangnya masing-masing. Kami berharap mereka dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya,” tambah Akhmat Suhaili.
Untuk mendukung kelancaran proses pendaftaran, panitia SPMB SMAN 1 Sampang menyediakan layanan konsultasi dan asistensi bagi orang tua maupun calon siswa yang mengalami kendala teknis selama proses pendaftaran berlangsung.
Melalui pelaksanaan SPMB berbasis digital ini, SMAN 1 Sampang berharap dapat menjaring peserta didik terbaik yang siap mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik, sekaligus melanjutkan tradisi prestasi sekolah di berbagai tingkat kompetisi pada masa mendatang.
Redaksi








