Rutan Kelas I Surabaya Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan melalui Pelatihan Keterampilan Produktif

Oplus_16908288

Beritaviralnews.id | Sidoarjo — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya terus memperkuat program pembinaan keterampilan produktif bagi warga binaan sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat secara mandiri dan produktif setelah menyelesaikan masa pidana.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, meninjau langsung pelaksanaan kegiatan pembinaan kemandirian di Gedung Subseksi Bimbingan Kegiatan Rutan Surabaya, Kamis (15/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, awak media turut diajak melihat secara langsung berbagai aktivitas keterampilan yang dijalankan oleh warga binaan.

Dalam peninjauan itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kegiatan, Imam Haidar Pratama, memaparkan bahwa program pembinaan kemandirian di Rutan Surabaya terbagi dalam tiga bidang utama, yakni kuliner, keterampilan jasa, dan hortikultura.

Melalui ketiga bidang tersebut, warga binaan yang telah berstatus narapidana mendapatkan pelatihan sesuai dengan bidang keterampilan yang ditekuni. Program ini dirancang untuk membekali mereka dengan kemampuan praktis yang dapat dimanfaatkan sebagai modal bekerja maupun berwirausaha setelah kembali ke masyarakat.

Pembinaan keterampilan tersebut juga menjadi salah satu upaya untuk mendorong perubahan perilaku, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun kemandirian warga binaan agar mampu menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas.

Pelaksanaan program ini merupakan bagian dari fungsi pelayanan pemasyarakatan yang berorientasi pada proses pembinaan dan reintegrasi sosial. Rutan Kelas I Surabaya berupaya memastikan kegiatan pembinaan berjalan secara terarah sehingga warga binaan memiliki kesiapan menghadapi tantangan kehidupan di lingkungan sosial.

Selain memberikan keterampilan teknis, program tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan etos kerja sebagai bekal penting dalam membangun masa depan.

Keterlibatan awak media dalam peninjauan ini juga menjadi sarana keterbukaan informasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. Dengan demikian, publik dapat melihat secara langsung upaya yang dilakukan Rutan Surabaya dalam mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali berperan positif di tengah masyarakat.

Melalui pembinaan keterampilan yang berkelanjutan, Rutan Kelas I Surabaya berharap warga binaan tidak hanya memiliki kemampuan kerja, tetapi juga semangat untuk memperbaiki diri, hidup mandiri, dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum setelah menyelesaikan masa pidana.

 

 

Redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *