Enos Mundulung Ditunjuk Plt Kepala Dinas PUPR Sitaro, Kejar Penyelesaian Infrastruktur 2026

Oplus_16908288

Beritaviralnews.id | Sitaro — Tongkat estafet kepemimpinan di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kepulauan Sitaro resmi berganti. Setelah Bob Wuaten memasuki masa pensiun, Enos Mundulung ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Sitaro.

Mantan Sekretaris Dinas PUPR Sitaro tersebut langsung bergerak mempercepat pelaksanaan sejumlah proyek infrastruktur yang ditargetkan rampung sebelum akhir 2026.

Enos menegaskan komitmennya untuk melanjutkan sekaligus menuntaskan program prioritas yang telah dirancang oleh pejabat sebelumnya. Salah satu fokus utama adalah mempercepat pembangunan konektivitas antarwilayah di kawasan utara Pulau Siau.

“Langkah kami saat ini berfokus pada percepatan jalur lingkar utara, khususnya koridor Ulu–Nameng. Saat ini pengerjaan fisik sedang berlangsung di trase antara Bukide dan Nameng,” ujar Enos.

Pembangunan jalan lingkar utara tersebut dinilai strategis bagi pengembangan wilayah Sitaro. Selama ini, keterbatasan akses jalan darat membuat masyarakat di kawasan pesisir utara masih mengandalkan transportasi laut untuk mobilitas maupun distribusi hasil bumi.

Dengan terbukanya akses jalan baru, pemerintah berharap keterisolasian wilayah dapat dikurangi sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain koridor utara, Dinas PUPR Sitaro juga memprioritaskan perbaikan ruas jalan Dompase–Winangun serta penanganan pascabencana di kawasan Tatahadeng yang sebelumnya terdampak tanah longsor.

Enos mengakui kondisi geografis kepulauan dan keterbatasan anggaran menjadi tantangan dalam percepatan pembangunan infrastruktur. Namun, pihaknya telah mengambil langkah dengan mengusulkan dukungan anggaran kepada pemerintah pusat.

“Prosesnya memang bertahap karena menyesuaikan efisiensi anggaran. Kami sudah melayangkan proposal ke balai-balai teknis Kementerian PU agar ada intervensi APBN yang masuk ke Sitaro. Harapannya usulan ini mendapat pertimbangan positif dari pusat,” pungkasnya.

Pergantian kepemimpinan di Dinas PUPR Sitaro diharapkan tidak menghambat program pembangunan yang sedang berjalan. Sebaliknya, percepatan pekerjaan infrastruktur diharapkan mampu mengejar target penyelesaian hingga akhir 2026 sekaligus memperkuat konektivitas dan pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.

 

 

 

Agustinus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *