Aktivitas Gunung Lokon Masih Level II Waspada, Kegempaan Mulai Menurun

Oplus_16908288

Beritaviralnews.id | Tomohon — Aktivitas Gunung Api Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, hingga Kamis (17/9/2026) masih berada pada Level II atau Waspada. Meski aktivitas kegempaan sempat mengalami peningkatan sejak pertengahan Agustus 2026, dalam beberapa waktu terakhir tercatat menunjukkan tren penurunan.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Lokon, Armando Mangule, mengatakan kondisi kegempaan Gunung Lokon saat ini cenderung menurun dibandingkan dengan periode peningkatan aktivitas pada pertengahan Agustus lalu.

“Sampai saat ini tingkat aktivitas Gunung Lokon masih Waspada atau Level II. Untuk aktivitas kegempaan meningkat pada pertengahan Agustus 2026, namun hingga saat ini, 17 September, trennya menurun,” ujar Armando.

Secara visual, asap kawah masih teramati berwarna putih tipis hingga sedang dengan ketinggian sekitar 5 hingga 100 meter dari puncak kawah.

Selain itu, pada malam hari petugas masih mengamati adanya sinar api di dasar Kawah Tompaluan Gunung Lokon.

Armando menjelaskan, kemunculan sinar api tersebut bukan merupakan fenomena baru. Sinar api telah teramati sejak peningkatan aktivitas Gunung Lokon pada 2023, kemudian menghilang seiring dengan menurunnya aktivitas gunung.

Fenomena serupa kembali terlihat pada September 2025. Setelah sempat mengalami penurunan, sinar api tersebut kembali muncul sejak April 2026 hingga saat ini.

Armando mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik, serta senantiasa mengikuti arahan pemerintah, khususnya Pemerintah Kota Tomohon melalui BPBD, maupun TNI dan Polri.

Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi mengenai aktivitas Gunung Lokon yang belum terverifikasi.

“Masyarakat diimbau tetap mengikuti arahan Pemerintah Kota Tomohon, BPBD, TNI dan Polri, serta tidak termakan isu-isu atau hoaks,” katanya.

Perkembangan informasi mengenai aktivitas Gunung Lokon dapat dipantau melalui MAGMA Indonesia, layanan informasi resmi kebencanaan geologi milik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang sebagai langkah antisipasi terhadap setiap perkembangan aktivitas Gunung Lokon.

 

 

Redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *