Beritaviralnews.id | Kediri — Upaya mendekatkan Polri dengan generasi muda sekaligus meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar terus dilakukan. Sebanyak 14 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita melaksanakan sosialisasi layanan Call Center 110 serta penyuluhan tentang kenakalan remaja di SMAN 1 Kediri Kota, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut diikuti dengan antusias oleh para siswa dan guru. Hadir mendampingi para taruna dalam kegiatan itu, Pabingnis Binmas IPTU Moh. Komaruzaman dan Paping Latja IPTU Azizi.
Dalam kesempatan tersebut, Taruna Akpol BKT Ata Arya menjelaskan pentingnya pemahaman masyarakat, khususnya pelajar, terhadap layanan darurat Polri melalui Call Center 110. Menurutnya, layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian yang membutuhkan respons cepat dari kepolisian.
“Kami sedang melaksanakan sosialisasi terkait Call Center 110 dan penyuluhan tentang kenakalan remaja. Melalui kegiatan ini kami berharap para pelajar memahami cara memanfaatkan layanan kepolisian secara tepat serta mampu menghindari perilaku yang melanggar hukum,” ujarnya.
Sementara itu, BKT Boni Arga Sihombing menegaskan bahwa keberadaan Call Center 110 merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif kepada masyarakat.
“Kami ingin memberi edukasi terkait 110 karena hadirnya Call Center 110 adalah wujud nyata Polri selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Layanan ini dapat dimanfaatkan untuk melaporkan berbagai kejadian yang membutuhkan kehadiran dan bantuan kepolisian,” jelasnya.
Tidak hanya memperkenalkan layanan kepolisian, para taruna juga memberikan penyuluhan mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja yang kerap terjadi, seperti perundungan (bullying), tawuran, penyalahgunaan narkoba, balap liar, hingga penggunaan media sosial yang tidak bijak.
Para pelajar diajak untuk lebih disiplin, menjauhi perilaku negatif, meningkatkan prestasi, serta menjadi generasi muda yang bertanggung jawab dan taat hukum. Interaksi yang berlangsung selama kegiatan juga dimanfaatkan siswa untuk bertanya langsung terkait berbagai persoalan yang sering dihadapi remaja.
Melalui sosialisasi dan penyuluhan tersebut, diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga perilaku positif, menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja, serta mengetahui akses layanan kepolisian yang dapat digunakan kapan saja saat membutuhkan bantuan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Latihan Kerja (Latja) Taruna Akpol Tingkat III Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Program tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi para taruna sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat, khususnya kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Redaksi








